Monitoring Server dan Network Menggunakan SMS Gateway


Kita mengetahui bahwa tugas utama dari para system administrator adalah menjaga agar seluruh server atau network dapat berfungsi dengan baik. Administrator harus sering-sering melakukan ping agar mengecek apakah sebuah server atau network bisa terkoneksi dengan baik atau tidak. Dan jika server atau network tidak dapat terkoneksi dengan baik apakah itu karena servernya mati atau ada gangguan network, maka administrator harus mengetahuinya dengan cepat. Maka dari itu diperlukan tool untuk memberitahukan kepada admin bahwa servernya ada gangguan karena tidak bisa di ping. Ada banyak tool yang berfungsi seperti itu. Namun disini penulis menggunakan SMS Gateway sebagai tool untuk memberitahukan kepada admin jika server atau networknya tidak bisa di ping. Penulis menggunakan SMS gateway dari tutorial. Jika salah satu dari server-server yang ada itu mati, maka akan dikirimkan notifikasi berupa sms alert yang akan dikirimkan ke nomor-nomor sms yang telah ditentukan.

Untuk melaksanakan hal tersebut, maka penulis membuat folder di folder html yang bernama sendsms:

# mkdir /var/www/html/sendsms
Kemudian di dalam folder tersebut, penulis membuat 2 file yaitu file sms_message dan sms. Kemudian rubah file-file tersebut:

# mv sms_message sms_message.php
# mv sms sms.pl

Di file sms, karena penulis menggunakan IP 192.168.0.2 untuk server SMS Gateway, maka di http ditulis IP 192.168.0.2. Sesuaikan dengan IP pembaca. Kemudian ubah file tersebut agar bisa dieksekusi:

# chmod +x sms.pl
Kemudian restart web server:
# service httpd restart
Cobalah di browser dan ketikkan seperti berikut:
http://192.168.0.2:13013/cgi-bin/sendsms?username=playsms&password=playsms&to=081234567890&text=Testing
Ceklah di nomor HP 081234567890 apakah sms tersebut diterima atau tidak. Jika diterima kita melangkah ke bagian selanjutnya. Jika tidak diterima lihat apa errornya dan di cek di log kannel. Kemudian buat file di folder apa saja, namun disini penulis membuat file tersebut di /root. File tersebut penulis beri nama ping. Kemudian ubah nama file tersebut (ping menjadi ping.pl). Penulis berencana akan memonitor File server yang ada di IP 202.129.190.xxx, Web Server yang ada di IP 202.129.190.xxx, dan Gateway Internet yang ada di IP 202.129.190.xxx. Jika terjadi sesuatu di salah satu server atau seluruhnya, maka akan mengirimkan pesan ke Bapuk dengan nomor HP 081234567890, Aki-Aki dengan nomor HP 081122334455, dan Pak de dengan nomor HP 02136789012 agar segera ditindaklanjuti.

Buat file tersebut agar bisa dieksekusi:

# chmod +x ping.pl
Setelah itu, buat folder dengan nama flag dan log di folder /root

# mkdir /root/flag
# mkdir /root/log

Kemudian buat crontab untuk file tersebut:

*/10 * * * * /root/ping.pl >> /root/log/ping-run.log 2>&1
Secara ringkas dapat digambarkan bahwa setiap 10 menit sekali skrip ping.pl akan dieksekusi. Kemudian skrip tersebut akan melakukan ping ke ip-ip server yang telah ditentukan. Jika skrip tersebut menemukan bahwa ip tersebut mati, maka akan mengirimkan pesan sms ke nomor-nomor hp yang telah ditentukan. Jika dalam 10 menit kedua masih mendapati bahwa ip tersebut masih tidak tersambung, maka skrip tersebut tidak mengirim sms lagi dan begitu seterusnya. Namun jika pada suatu saat ip-ip tersebut bisa di ping, maka skrip akan melakukan pengiriman sms ke nomor-nomor hp tersebut. Jika pada 10 menit kedua ip-ip tersebut hidup, maka skrip tidak akan mengirimkan sms dan begitu seterusnya. Skrip akan mengirimkan sms jika ip-ip tersebut tidak dapat di ping. Jika terjadi masalah tidak dapat mengirim sms, maka silahkan cek errornya di /var/log/httpd/error_log.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s