Retrofit vs OkHttp


Pertanyaaan :

Secara performa apa bedanya, retrofit dibandingkan okhttp ?

 

Jawaban :

Harusnya kamu sadar bila Retrofit itu memakai OkHttp. Dan harusnya kamu juga sadar bila yang membuat Retrofit dan OkHttp adalah orang yang sama.

Mungkin pertanyaannya bisa diubah menjadi kenapa orang yg sama membuat Retrofit dan OkHttp, memisahkan kedua library yang berbeda utk menangani hal yang sama?

Ya jawabannya karena yg ditangani adalah hal yang berbeda.
OkHttp adalah Http Client.
Retrofit adalah Type safe Http Client.

Retrofit turns your HTTP API into a Java interface.
Dengan kata lain, bila kita menggunakan Retrofit. Kita sudah tinggal berurusan dengan java object, saat mengirim atau menerima respons dari server. Berbeda dengan OkHttp, dimana kita masih harus memvalidasi dan memparsing respons yang di terima dari OkHttp.
Speed itu hanya salah satu matrix dari app development. Ada juga yg namanya code readability and maintainability. Retrofit2 arsitekturnya sangat bagus untuk permasalahan readability and maintainability, speednya pun beda tipis dengan OkHttp.  Banyak benefit yang didapat jadi tidak perlu nulis boiler plate lagi, well defined API, Type Safe object to work with, Work very well with OkHttp.

Saya sendiri dulu juga punya library sendiri di atas OkHttp. Tapi semenjak Retrofit2 sudah memutuskan untuk migrasi, dan perbedaannya lumayan jauh untuk ukuran matrix yg ke dua.
Semoga bermanfaat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s